Wiring Diagram Honda Vario Techno 125 PGM-FI (Tipe CBS)

 Untuk wiring diagram Honda Vario Techno 125 PGM-FI tipe CBS ini sebenarnya sama aja dengan tipe yang standar.  Yang membedakan ya cuman ada fitur CBS nya saja sih, yang mana CBS atau Combi Brake System merupakan sebuah fitur penggabungan antara rem depan dan belakang.

Menurut pihak Honda sendiri fitur ini dapat membantu pengendara khususnya bagi pemula untuk melakukan pengereman yang aman layaknya pengendara profesional.

Karena sistem CBS ini memungkinkan pendistribusian hasil pengereman secara merata.

Namun beberapa orang menyebutnya kalau fitur ini dianggap bikin pengereman kurang pakem, tapi kata mekanik Honda itu cuman mitos. Katanya kalau penggunaannya benar ya pakem aja remnya.

Menurut mimin klo mau lebih pakem lagi ya upgrade. Untuk bagian depan depan kalian bisa Upgrade bagian kaliper, selang rem, master rem, piringan dan kampas remnya. Kalau bagian belakang bisa upgrade bagian kampasnya.

Kembali ke inti postingan ini yang mana intinya mengenai wiring diagram Honda Vario Techno 125 PGM-FI maka simak saja ya gambar dan keteran nomor pada gambar di bawah ini.

Wiring Diagram Honda Vario Techno 125 PGM-FI (Tipe CBS)


A. Keterangan Nomor pada Gambar :

  1. Switch lampu rem depan

  2. Switch starter

  3. Relay sein

  4. Kunci kontak

  5. Relay utama

  6. Relay starte/pengisian

  7. Sekring 10A (Koil pengapian, Injektor, Fuel pump,DLC, Katup solenoid peninggi stasioner)

  8. Sekring 10A (Kunci kontak)

  9. Sekring 10A (Switch dimmer)

  10. Sekring 10A (ECU)

  11. Sekring 25A (Main, terhubung ke relay utama)

  12. Sekring 10A (Back up (ini terhubung ke speedometer)

  13. Battery 12V 5AH

  14. Soket DLC

  15. ECU/ECM

  16. Switch standar samping

  17. Lampu sein belakang sebelah kanan 12V 10W

  18. Lampu rem 12V 10W

  19. LAmpu belakang 12V 5W

  20. Lampu rem 12V 10W

  21. Lampu sein belakang sebelah kiri 12V 10W

  22. Lampu plat nomor 12V 5W

  23. Pompa bahan bakar

  24. Unit bahan bakar atau sensor volume bahan bakar

  25. Alternator/Starter

  26. Sensor CKP

  27. Massa mesin

  28. Sensor VS

  29. Koil pengapian

  30. Sensor O2

  31. Injektor

  32. Konnektor

  33. Katup solenoid peninggi putaran stasioner

  34. Sensor TP

  35. Sensor ECT

  36. Massa rangka

  37. Massa rangka 1

  38. Massa rangka 2

  39. Klakson

  40. Switch lampu sein

  41. Switch klakson

  42. Switch dimmer

  43. Switch lampu rem belakang

  44. Iluminasi

  45. Iluminasi

  46. Indikator sein sebelah kanan

  47. Indikator lampu jauh

  48. Indikator sein sebelah kiri

  49. Indikator peringatan suhu cairan pendingin

  50. MIL

  51. Speedometer

  52. LCD

  53. Meter kombinasi

  54. Lampu sein depan sebelah kiri 12V 10W

  55. Lampu senja 12V 3.4W

  56. Lampu depan (lampu utama) 12V 25/25W

  57. Lampu depan (lampu utama) 12V 25/25W

  58. Lampu senja 12V 3.4W

  59. Lampu sein depan sebelah kanan 12V 10W

B. Keterangan kode warna


  • Bl : Black = Hitam

  • Y : Yellow = Kuning

  • Bu : Blue = Biru

  • G : Green = Hijau

  • R : Red = Merah

  • W : White = Putih

  • Br : Brown = Coklat

  • O : Orange = Jingga

  • Lb : Light blue = Biru muda

  • Lg : Light green = Hijau muda

  • P : Pink = Merah muda

  • Gr : Gray = Abu abu

Sekian dulu ya artikelnya semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa membantu kalian, mohon dukungannya agar blog ini makin berkembang.

Jika ada salah kata dan tulisan saya mohon maaf.

Baca juga :

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel